Tanatap Coffee Braga menunjukkan bahwa industri kopi spesialti (specialty coffee) Indonesia tak lagi hanya menonjolkan kualitas biji kopi. Brand lokal ini menggabungkan arsitektur brutalis, ruang terbuka hijau dan kultur kopi modern dalam satu konsep. Hasilnya, pengalaman nongkrong terasa lebih menarik dan berbeda di destinasi wisata kuliner Bandung ini.
Konsep tersebut sukses menarik perhatian kalangan muda yang gemar berburu tempat estetik. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga untuk bersantai dan membuat konten media sosial. Tanatap pun berkembang menjadi aesthetic hub yang populer di berbagai kota.

Tanatap Coffee Braga, Outlet Pertama di Bandung dengan Konsep Artspace-Café
Bandung selalu menjadi destinasi favorit untuk menghabiskan waktu liburan. Selain terkenal dengan udara yang sejuk, kota ini juga memiliki banyak pilihan tempat bersantai yang terus berkembang. Kehadiran kafe baru membuat kawasan wisata semakin hidup dan menarik untuk dijelajahi.
Salah satu yang mencuri perhatian ialah Tanatap Coffee Braga. Kafe ini menjadi outlet ke-6 Tanatap Coffee sekaligus cabang pertama di Bandung. Peresmian berlangsung pada 30 Agustus 2024, dengan lokasi yang berada di kawasan bersejarah Jalan Braga.
Berbeda dari cabang sebelumnya di Jakarta, Bekasi dan Semarang, outlet ini hadir dalam ukuran yang lebih ringkas. Meski begitu, tata ruangnya tetap terasa nyaman, estetik dan fungsional. Desain dua lantai membuat setiap area memiliki suasana yang berbeda tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung.
Tanatap Coffee mempertahankan konsep artspace-café yang menjadi ciri khasnya. Setiap sudut menggabungkan elemen seni, pencahayaan alami dan tanaman hijau sehingga menciptakan suasana yang segar. Lantai bawah menghadirkan nuansa yang lebih dinamis, sedangkan lantai atas menawarkan area yang lebih tenang untuk bersantai.
Nama “Tanatap” memiliki makna memandang, sesuai filosofi yang mengajak setiap orang menikmati suasana sekitar dengan lebih santai. Pengunjung dapat menikmati pemandangan Jalan Braga, hijaunya tanaman, hingga racikan kopi yang tersaji dengan penuh perhatian. Pilihan biji kopi berkualitas, menu khas serta sajian manual brew semakin melengkapi pengalaman menikmati kopi di salah satu kawasan ikonik Bandung.
Berdasarkan pengalaman @giacintaviisabel, saat melangkah masuk Anda akan langsung disambut oleh aroma kopi segar dan pemandangan open bar tempat barista meracik pesanan. Menuju ke lantai atas, terdapat tangga melingkar ikonik yang menjadi spot favorit untuk berfoto. Selain area smoking bernuansa taman yang sejuk, kafe ini juga menyimpan sudut tersembunyi (hideout) lengkap dengan meja biliar serta area khusus yang sesekali menghadirkan penampilan DJ live, memberikan dinamika suasana yang jarang ditemukan di tempat lain.
Lokasi dan Jam Operasional
Tanatap Coffee Braga menempati bangunan di Jalan Braga No. 99–101, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40111 (Google Maps). Lokasi ini berada di salah satu ruas jalan paling bersejarah di Bandung sehingga menawarkan suasana khas yang berpadu dengan nuansa kota lama. Kehadirannya menjadi cabang pertama Tanatap Coffee di Bandung sekaligus melengkapi daya tarik kawasan Braga sebagai destinasi kuliner dan rekreasi.
Interiornya menghadirkan dua atmosfer yang berbeda. Area lantai dasar mengusung nuansa vinyl dengan pencahayaan hangat yang cocok untuk menikmati kopi sambil berbincang. Sementara itu, lantai atas menawarkan konsep hutan hijau yang terasa lebih tenang dan menyegarkan sehingga pas untuk bekerja maupun bersantai.
Tanatap Coffee melayani pengunjung setiap hari pukul 07.00–22.00 WIB. Informasi terbaru dapat diperoleh melalui akun Instagram @tanatapcoffee atau menghubungi nomor +62 821-3063-8971 sebelum berkunjung. Lokasinya juga mudah ditemukan melalui layanan peta digital sehingga akses menuju kafe ini terasa praktis dari berbagai titik di Kota Bandung.
Lantas apa saja daya tariknya?
1. Oase Beton Bernuansa Hijau di Tengah Kawasan Braga

Tanatap Coffee Braga menghadirkan konsep yang berbeda dari kebanyakan kedai kopi di Bandung. Perpaduan dinding beton ekspos (exposed concrete) dengan tanaman hijau menciptakan kontras visual yang menarik sejak pertama kali memasuki area kafe. Konsep tersebut membuat suasana terasa modern, tetapi tetap menghadirkan kesan sejuk dan menenangkan di tengah padatnya kawasan perkotaan.
Identitas ini menjadi ciri khas Tanatap Coffee sejak membuka cabang pertamanya. Pihak manajemen juga mengusung filosofi yang menghubungkan arsitektur, alam, dan manusia dalam satu ruang. Kopi bukan sekadar minuman, tetapi menjadi bagian dari pengalaman menikmati lingkungan yang dirancang secara menyeluruh.
Keunikan konsep tersebut turut mengantarkan Tanatap berekspansi ke berbagai kota seperti Jakarta, Bekasi, Semarang, hingga Bandung. Menariknya, setiap outlet memiliki karakter arsitektur yang berbeda sehingga pengunjung selalu menemukan pengalaman baru di setiap lokasi. Cabang Braga pun tetap mempertahankan identitas tersebut dengan pendekatan yang lebih ringkas namun tetap berkarakter.
2. Konsep Compact yang Tetap Nyaman

Berbeda dari beberapa outlet sebelumnya yang memiliki area luas, Tanatap Coffee Braga berdiri di dalam ruko dua lantai dengan ukuran yang lebih compact. Meski begitu, penataan ruang terasa efisien sehingga setiap sudut tetap nyaman untuk menikmati waktu bersama teman maupun keluarga. Tata letaknya juga membuat mobilitas pengunjung terasa lebih leluasa.
Desain interior memanfaatkan setiap ruang secara maksimal tanpa mengurangi nilai estetika. Perpaduan material beton, kayu, dan tanaman menghasilkan suasana yang hangat sekaligus modern. Konsep ini menjadi bukti bahwa ukuran bangunan bukan penentu utama kenyamanan sebuah kafe.
Lokasinya yang berada di kawasan Braga juga memberikan nilai tambah. Setelah menikmati suasana kafe, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menyusuri kawasan pedestrian yang terkenal dengan bangunan bersejarah dan atmosfer klasik khas Bandung.
3. Dua Lantai dengan Suasana yang Berbeda

Salah satu daya tarik utama Tanatap Coffee Braga terletak pada pembagian konsep di setiap lantainya. Lantai pertama menghadirkan ruangan berpendingin udara dengan nuansa musik yang kuat. Dinding bata ekspos, pencahayaan hangat, dan deretan koleksi vinyl menciptakan suasana yang intim untuk mengobrol, bekerja, maupun menikmati secangkir kopi.
Di bagian tengah ruangan terdapat tangga melingkar yang menghubungkan kedua lantai. Elemen ini bukan hanya berfungsi sebagai akses, tetapi juga menjadi salah satu titik favorit untuk berfoto. Desainnya memberikan sentuhan artistik yang memperkuat identitas Tanatap Coffee.
Memasuki lantai dua, suasana berubah secara signifikan. Area ini mengusung konsep forest hideout dengan dominasi tanaman hijau dan elemen kayu. Sebagai area smoking room, lantai atas menawarkan atmosfer yang lebih santai sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati waktu lebih lama.
4. Perpaduan Bangunan Heritage dan Sentuhan Modern

Tanatap Coffee Braga menempati bangunan bergaya heritage yang selaras dengan karakter Jalan Braga. Bagian luar tetap mempertahankan nuansa klasik kawasan bersejarah tersebut, sedangkan interior menghadirkan desain modern yang minimalis. Perpaduan ini menciptakan pengalaman yang unik karena pengunjung dapat merasakan dua atmosfer dalam satu tempat.
Konsep “Where old meets new” benar-benar terlihat pada setiap sudut ruangan. Elemen arsitektur lama berpadu harmonis dengan furnitur modern, pencahayaan hangat, serta dekorasi yang sederhana namun elegan. Hasilnya, suasana terasa autentik tanpa meninggalkan kenyamanan masa kini.
Keberadaan kawasan pedestrian Braga juga membuat pengalaman berkunjung semakin menyenangkan. Banyak pengunjung memilih berjalan kaki menikmati deretan bangunan bersejarah sebelum atau sesudah bersantai di Tanatap Coffee.
5. Cocok untuk Nongkrong, Work From Cafe, dan Berburu Foto

Selain menawarkan desain yang estetik, Tanatap Coffee Braga juga menyediakan fasilitas yang mendukung berbagai aktivitas. Banyak pengunjung memanfaatkan tempat ini untuk mengerjakan tugas, work from cafe (WFC), mengadakan pertemuan santai, hingga sekadar menikmati waktu luang. Suasana yang tenang membuat aktivitas tersebut terasa lebih nyaman.
Setiap sudut kafe juga memiliki nilai visual yang menarik untuk kebutuhan fotografi maupun konten media sosial. Perpaduan beton ekspos, tanaman hijau, pencahayaan hangat, dan dekorasi vinyl menghasilkan banyak latar yang estetik tanpa perlu dekorasi berlebihan. Tidak heran jika kafe ini cepat menarik perhatian sejak membuka pintunya pada 30 Agustus 2024 silam.
Menu Tanatap Coffee dan Kisaran Harganya
Tanatap Coffee Braga menyambut pengunjung dengan pilihan menu yang cukup beragam. Sajian yang tersedia mencakup kopi, minuman non-coffee, teh, hidangan utama, camilan, hingga pencuci mulut. Kisaran harganya juga relatif ramah, mulai dari Rp22.000 hingga sekitar Rp75.000, sehingga dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan dan anggaran.
Bagi pencinta kopi, tersedia beragam pilihan dari Espresso Bar, Signature Coffee, hingga Manual Brew. Menu seperti Espresso dibanderol mulai Rp22.000, Americano Rp25.000, Caffè Latte Rp30.000, Cappuccino Rp30.000, Caramel Macchiato Rp36.000, serta V60 dan Aeropress seharga Rp38.000. Pilihan khas seperti Kopi Pandan Rp32.000, Magic Latte Rp35.000, Cinnamon Sea Salt Latte Rp36.000, dan Es Kopi Susu Tanatap Rp28.000 juga menjadi favorit banyak pengunjung.
Bagi penyuka kopi dengan sentuhan rasa unik, Cinnamon Sea Salt Latte menyajikan perpaduan rasa manis-gurih yang pas dengan aftertaste kayu manis yang lembut. Sementara bagi yang menyukai karakter kopi yang creamy namun tetap ramah di lambung, Es Kopi Susu Tanatap dengan rasa gula arennya yang khas menjadi pilihan aman yang menyegarkan.
Pilihan makanan tidak kalah lengkap, mulai dari light bites, hidangan nasi, mie, hingga pasta. Menu populer meliputi Tanatap Pisang Goreng Rp25.000, Garlic Fries Rp30.000, Nasi Goreng Mawut sekitar Rp45.000, Nasi Ayam Charsiu Rp48.000, Tanatap Bakmie Ayam Rp42.000, serta pasta seperti Aglio Olio dan Bolognese sekitar Rp48.000. Untuk pencuci mulut tersedia Canelé Rp28.000, Tiramisu Rp38.000, dan Lotus Cheesecake Rp40.000, sementara pilihan matcha, teh, cokelat, hingga minuman segar melengkapi pengalaman bersantap di Tanatap Coffee Braga.
Catatan: Daftar menu dan harga di atas merupakan kisaran yang disusun berdasarkan informasi publik serta ulasan pengunjung sehingga dapat berubah sewaktu-waktu. Sebelum berkunjung, pastikan kembali harga dan ketersediaan menu terbaru melalui akun Instagram resmi @tanatapcoffee agar memperoleh informasi yang paling aktual.
Fasilitas
Tanatap Coffee Braga menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung untuk bersantai, bekerja, maupun berkumpul. Berikut fasilitas yang tersedia:
- Area parkir untuk kendaraan.
- Ruangan full indoor dengan pendingin udara (air-conditioned).
- Akses Wi-Fi yang membantu aktivitas belajar atau bekerja.
- Stop kontak di beberapa area.
- Lantai dasar bertema Music & Vinyl dengan suasana hangat.
- Lantai atas The Forest yang dipenuhi tanaman hijau.
- Area smoking berada di lantai atas.
- Toilet yang bersih dan mudah dijangkau.
- Mushola untuk beribadah.
- Beragam fasilitas pendukung lainnya yang menambah kenyamanan selama berada di kafe.
Perbandingan Cafe Populer di Braga Bandung
Kawasan Braga memiliki banyak kafe dengan konsep yang berbeda sehingga pengunjung dapat memilih sesuai kebutuhan. Ada yang menawarkan suasana klasik, ruang kreatif, hingga nuansa taman hijau yang menenangkan. Berikut perbandingan dua kafe populer di Braga Bandung.
| Aspek | Le Braga Coffee & Kitchenette | Tanatap Coffee Braga |
| Lokasi | Jl. Braga No. 11, Bandung | Jl. Braga No. 99–101, Bandung |
| Jam Operasional | 08.00–22.00 WIB (akhir pekan hingga 23.00 WIB) | 07.00–22.00 WIB |
| Kisaran Harga | Makanan Rp45.000–Rp120.000, minuman mulai Rp25.000 | Makanan Rp25.000–Rp48.000, minuman mulai Rp22.000 |
| Konsep | Creative space dengan balkon outdoor | Artspace-café dengan konsep compact & oase beton |
| Daya Tarik | Balkon menghadap Jalan Braga dan menu khas seperti Soto Braga | Dua atmosfer (Music/Vinyl & Forest), tangga estetik, meja biliar |
| Cocok untuk | Kuliner, menikmati suasana Braga, dan acara komunitas | Work from cafe, bersantai, serta berburu foto estetik |
Le Braga Coffee & Kitchenette menjadi pilihan menarik bagi pengunjung yang ingin menikmati panorama Jalan Braga dari balkon sambil mencicipi hidangan khas. Sementara itu, Tanatap Coffee menawarkan pengalaman berbeda melalui perpaduan arsitektur modern, ruang hijau dan suasana yang lebih tenang. Kedua kafe sama-sama berada di kawasan ikonik Braga, sehingga mudah dikunjungi saat menjelajahi pusat wisata Kota Bandung.
Baca Juga: Kampung Daun Bandung, Wisata Kuliner Romantis dengan Suasana Pedesaan
Tanatap Coffee Braga menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang berbeda melalui perpaduan desain modern, suasana hijau dan lokasi strategis di kawasan bersejarah Braga. Beragam pilihan menu, fasilitas lengkap, serta banyak sudut estetik menjadikannya cocok untuk bersantai, work from cafe, maupun berkumpul bersama teman dan keluarga. Jika sedang mencari kafe dengan konsep unik di Bandung, Tanatap Coffee layak masuk dalam daftar destinasi yang patut dikunjungi.

Halo! Saya Firdan kreator di balik PinMeUpHoney. Sebagai orang yang menghabiskan hari-hari dengan menyesap kopi di sudut Bandung dan berburu kuliner tersembunyi, saya ingin memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik saat berkunjung ke kota ini. Semua yang saya tulis di sini adalah panduan jujur dari kacamata saya sebagai warga lokal. Let’s explore Bandung together!



